Home >> Informasi >> Berita
Berita

30 Desember 20100
PENGENDALIAN PENYAKIT PADA TANAMAN TOMAT
Penulis : Admin

www.emyarbayani.blogspot.com

<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} </style>

Tomat, adalah salah satu tanaman yang rentan terkena penyakit yang diakibatkan oleh serangan virus. Hampir semua tomat yang ada saat ini belum ada yang memiliki daya tahan kuat bila sudah terserang. Disinyalir ada lebih dari 18 jenis virus yang menyerang tanaman tomat. Bahkan mungkin jumlah itu bisa bertambah.

Gejala Serangan

Gejala serangan virus sangat tergantung pada jenis virus yang menyerang, kultivar tanaman inang, dan keadaan lingkungan.

- Mosaik ini ditandai dengan wama belang pencampuran lebih dari satu wama. Mosaik pada daun biasanya berupa daun hijau yang tidak merata karena di beberapa bagian tercampur wama pucat atau kekuningan yang menyebar seperti percikan.

Mosaik adalah gejala daun yang memperlihatkan banyak daerah kecil berubah wama, yang kontras dengan warna asalnya dan cenderung berupa lingkaran terang seperti cincin. Pola bagian hijau yang bersiku kontras dengan wama kuning; daerah yang dikelilingi cincin klorotik yang memberikan mosaik kuning di atas warna hijau. Jika daerah warna yang berbeda jadi menyatu, akan menghasilkan gejala belang. TMV dan CMV merupakan contoh penyakit yang memiliki gejala seperti ini.

- Nekrosis yaitu kematian jaringan yang bisa terjadi pada urat daun, pada batang berupa garis-garis coklat, berupa bercak pada daun dan buah serta kematian pada titik tumbuh.

- Kerdil pada tomat ditandai pertumbuhan yang terhambat, ukuran lebih kecil baik pada bagian morfologi tanaman, daun, cabang ataupun buah.

- Malformasi yaitu terjadinya perubahan bentuk menjadi tidak sempuma atau tidak normal. Sering terjadi di daun atau buah.

- Klorosis ditandai wama pucat, baik pucat yang menyeluruh atau hanya berupa bercak saja Vein clearing yaitu warna pucat pada urat daun sehingga urat daun kelihatan transparan, mengkilap di antara warna daun yang hijau.

Langkah Pencegahan

Pergerakan virus ini hanya bisa terjadi bila ada yang membawa, baik itu organisme hidup seperti vektor atau pembawa lainnya, bagian dari tanaman yang terserang maupun manusia atau alat yang digunakan sewaktu memelihara tanaman.

Untuk mengendalikan virus maka perlu dikenali sifatnya, yaitu : bagaimana cara penyebaran dan penularannya, dan bagaimana perbanyakan tanaman tersebut. Ada juga pengendalian virus ini dengan menggunakan virus tular udara yang dibawa serangga untuk jenis virus tular tanah.

Beberapa cara untuk mengendalikan virus tomat ini antara lain dapat dilakukan dengan :

- Tanaman Perangkap

Virus tomat kebanyakan ditularkan melalui serangga. Aphid sebagai serangga pembawa virus, biasanya menyukai warna kuning cerah, penggunaan tanaman yang berwarna cerah sedikit banyak dapat menarik aphid dan serangga lainnya. Pada waktu hinggap aphid akan menusukkan stilelnya pada inang yangbenar. Sclama aphid menusuk-nusuk, virus non persisten yang ada pada stiletnya akan tercuci. Sehingga vims tersebut tidak akan tersebar pada tanaman tomat. Adapun tanaman yang dapat menjadi penarik (atraktan) bagi serangga tersebut adalah jenis tanaman kubis kubisan, jagung, serta bunga matahari.

- Sanitasi dan Eradikasi Sumber Infeksi

Gulma berdaun lebar diyakini sering menjadi inang dari virus ini dan harus dibersihkan. Begitu pula tanaman tomat yang sudah menunjukkan terkena serangan harus dibuang secepatnya dan diganti dengan tanaman yang sehat. Tanaman tomat agar dipangkas secara hati-hati dalam memilih cabang utamanya agar diperhatikan sisa-sisa pemangkasan tadi. Kemudian usahakan petani ataupun buruh tidak membawa rokok ataupun bekas rokok pada areal tanaman tomat karena rokok ini dapat menularkan virus mosaik tembakau yang mudah menular secara kontak.

- Penggunaan Benih Sehat

Saat ini hanya tiga jenis virus utama yang menyerang pertanaman tomat namun sangat penting karena dapat tertular melalui biji. Penelitian yang berkaitan dengan virus yang terbawa pada benih mengungkapkan bahwa ternyata dari 41 varietas tomat yang diuji, sebanyak 13 mengandung virus ToMV.

Meskipun virus lain tidak menular melalui biji, namun bila tanamannya terserang sebelum berbuah maka cairan buah tomatnya akan mengandung virus. Hal ini bisa menular pada kulit yang pada akhirnya kemungkinan tertularnya benih di persemaian tersebut bisa terjadi. Maka dalam hal ini pemilihan benih sehat dan unggul merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam mencegah timbulnya penyakit virus tersebut.

- Proteksi Silang

Mengingat belum ada obat untuk menangani penyakit oleh virus, maka pengendalian yang dilakukan dalam membasmi penyakit akibat virus ini lebih ditujukan pada upaya untuk pencegahan. Proteksi silang untuk imunisasi tanaman adalah upaya yang umum dilakukan pada tomat untuk mencegah infeksi virus yang lebih ganas. Pemberian imunisasi pada tomat dengan memberikan strain virus yang telah dilemahkan diharapkan mampu berfungsi sebagai sparing partner yang nantinya akan memiliki kemampuan untuk menolak virus yang sama dengan serangan lebih ganas. Adapun pengaruh pemberian strain virus pada tanaman tomat tidak akan terlalu merugikan disebabkan gejala yang diakibatkannya juga tidak terlalu parah sehingga produksinya tidak banyak berkurang. 

Sumber : Sinar Tani | File : | Dibaca : 93300 x


Berita Lainnya

PETANI BAWANG MERAH DIANJURKAN GUNAKAN BENIH UMBI UDARA
02 Juli 2015

Kebiasaan para petani bawang merah yang secara turun-temurun menggunakan benih umbi bermutu rendah, berdampak pada rendahnya produktivitas tanaman bawang merah.

Padahal, budidaya bawang merah melalui penggunaan benih hasil rekayasa berupa umbi

INDEKS HARGA GROSIR JUNI: HARGA PRODUK PERTANIAN NAIK TAJAM
02 Juli 2015

Harga grosir produk pertanian meningkat pesat sepanjang Mei dan Juni 2015.

BPS melaporkan indeks harga perdagangan besar (IHPB) umum non migas naik 0,83% dari 137,69 pada Mei 2015 menjadi 138,84 pada

ASURANSI PERTANIAN: PERMENTAN ATUR DUA SKENARIO PEMBAYARAN PREMI
02 Juli 2015

Kementerian Pertanian tengah memfinalisasi beleid turunan mengenai pelaksanaan asuransi pertanian yang akan diterbitkan dalam bentuk Peraturan Menteri Pertanian.

Sumardjo Gatot Irianto, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan

SUHU MUSIM KEMARAU LEBIH RENDAH DIBANDINGKAN MUSIM HUJAN
02 Juli 2015

Suhu pada periode musim kemarau di Kota Bandung, umumnya relatif lebih rendah bila dibandingkan musim hujan.

Hal itu dikatakan Peneliti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Provinsi Jawa Barat, Muhamad Iid Mujtahiddin

 1 2 3 >  Last ›