Selamat kepada para pemenang Lomba Website Lingkup Kementerian Pertanian Tahuan 2015, Kategori Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian (Peringkat I : Sekretariat Jenderal-Peringkat II: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian-Peringkat III: Direktorat Jenderal Prasana dan Sarana Pertanian); Kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Lingkup Kementerian Pertanian (Peringkat I: Balai Embrio Ternak Cipelang-Peringkat II: Pusat Veteriner Farma Surabaya-Peringkat III: Balai Veteriner Lampung); Kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Lingkup Pertanian (Peringkat I : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Peringkat II : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Peringkat III: Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur); Kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten/Kota Lingkup Pertanian (Peringkat I: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Grobogan Provinsi Jawa Tengah, Peringkat II: Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Peringkat III: Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar Provinsi Bali) MAJU TERUS PPID, PELAYANAN PRIMA INFORMASI PUBLIK BERBASIS WEB.
Home >> Informasi >> Berita
Berita

19 November 20070
Kegiatan Pengukuran Data Luas Baku Lahan Sawah dengan menggunakan GPS di Kabupaten Subang
Penulis : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa Barat

Kegiatan pengumpulan data luas bakulahan sawah pada dasarnya untuk meningkatkan ketersediaan data dan informasi luas baku sawah pada berbagai tingkat administratif yang mempunyai akurasi yang tinggi sehingga dapat membantu dalam merencanakan dan membuat kebijakan pembangunan pertanian.Lebih khusus luas baku lahan sawah sangat diperlukan dalam menyusun perencanaan dan penyusunan neraca produksi padi dan palawija secara dalam periode satu tahun tanam.

Untuk memperoleh data yang tingkat keakuratannya tinggi maka dipandang perlu untuk melakukan pengukuran luas baku lahan hingga tingkat desa dengan menggunakan alat GPS (Global Positioning System).

Pengukuran dengan menggunakan alat GPS ini dilaksanakan oleh Pusat Data dan Informasi Departemen Pertanian bekerjasama dengan PT. Kwarsa Hexagon dan dengan dibantu oleh Dinas Pertanian Propinsi Jawa Barat, DinasPertanian Kabupaten Subang dan seluruh petugas statistik beserta KCD dari seluruh propinsi Jawa Barat. Dan kebetulan Kabupaten Subang dijadikan sampel atau contoh kegiatan pengukuran luas baku lahan sawah dengan alat GPS. Alat GPS yang digunakan adalah Garmin 76CSx dengan Tremble Juno.

Sebagai output dari kegiatan ini berupa penyajian data luas baku lahan sawah dalam bentuk peta spasial berbasis geografis ini akan lebih informatif dan menarik serta lebih mudah untuk dilakukan pengolahan data lebih lanjut.

Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa Barat | File : | Dibaca : 128363 x


Berita Lainnya

BULOG CIREBON TERJUNKAN SATGAS SERAP BERAS
29 April 2016

INILAH, Cirebon- Bulog subdrive Cirebon menerjunkan satgas kerja guna penyerapan gabah dari petani untuk mengoptimalkan target sebesar 140 ribu ton. “untuk tahun ini kami memiliki empat satuan kerja pengadaan, guna

IPB KEMBANGKAN BENIH HASIL RISET
29 April 2016

BOGOR, KOMPAS, - Institut Pertanian Bogor mengembangkan industri rintisan untuk mengomersialkan benih hasil riset pengajarnya salah satunya benih padi varietes IPB 3S. Itu bagian dari hilirisasi hasil riset agar bermanfaat

JELANG RAMADHAN KENDALIKAN HARGA PANGAN
29 April 2016

INILAHKORAN, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan harga kebutuhan pangan menjelang Ramadhan pada bulan Juni 2016 harus dikendalikan agar tidak menyumbang inflasi tinggi.

PERTANIAN INDUSTRIAL UNTUK MENARIK ORANG MUDA
29 April 2016

JAKARTA, KOMPAS – Pemerintah harus mampu menjadikan pertanian tidak sekedar dan di pandang sebagai budidaya secocok tanam, tetapi merupakan kegiatan produktif industrial yang bernilai tambah baik lagi kehidupan. Dengan demikian

 1 2 3 >  Last ›