Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat Ke-69,--“Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh”
Home >> Informasi >> Berita
Berita

19 November 20070
Kegiatan Pengukuran Data Luas Baku Lahan Sawah dengan menggunakan GPS di Kabupaten Subang
Penulis : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa Barat

Kegiatan pengumpulan data luas bakulahan sawah pada dasarnya untuk meningkatkan ketersediaan data dan informasi luas baku sawah pada berbagai tingkat administratif yang mempunyai akurasi yang tinggi sehingga dapat membantu dalam merencanakan dan membuat kebijakan pembangunan pertanian.Lebih khusus luas baku lahan sawah sangat diperlukan dalam menyusun perencanaan dan penyusunan neraca produksi padi dan palawija secara dalam periode satu tahun tanam.

Untuk memperoleh data yang tingkat keakuratannya tinggi maka dipandang perlu untuk melakukan pengukuran luas baku lahan hingga tingkat desa dengan menggunakan alat GPS (Global Positioning System).

Pengukuran dengan menggunakan alat GPS ini dilaksanakan oleh Pusat Data dan Informasi Departemen Pertanian bekerjasama dengan PT. Kwarsa Hexagon dan dengan dibantu oleh Dinas Pertanian Propinsi Jawa Barat, DinasPertanian Kabupaten Subang dan seluruh petugas statistik beserta KCD dari seluruh propinsi Jawa Barat. Dan kebetulan Kabupaten Subang dijadikan sampel atau contoh kegiatan pengukuran luas baku lahan sawah dengan alat GPS. Alat GPS yang digunakan adalah Garmin 76CSx dengan Tremble Juno.

Sebagai output dari kegiatan ini berupa penyajian data luas baku lahan sawah dalam bentuk peta spasial berbasis geografis ini akan lebih informatif dan menarik serta lebih mudah untuk dilakukan pengolahan data lebih lanjut.

Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa Barat | File : | Dibaca : 98838 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

PIMPINAN DISAHKAN, DPRD JABAR LANGSUNG BENTUK AKD
22 Oktober 2014

Lima pimpinan DPRD Jawa Barat akan resmi dilantik pada Rabu (22/10/2014) ini. Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi mengatakan dirinya tidak memiliki persiapan khusus jelang pelantikan ini. Namun, dia siap

MENUMBUHKEMBANGKAN PENANGKAR BENIH LOKAL
22 Oktober 2014

Sukabumi, Jabar, Swasembada pangan, khususnya beras, memerlukan perhatian khusus dari  semua pihak, bukan hanya pemerintah pusat, namun juga pemerintah daerah. Hal ini terkait dengan meningkatnya kebutuhan pangan sejalan dengan

PENCAPAIAN KINERJA 5 TAHUN KEMENTERIAN PERTANIAN
22 Oktober 2014

EDITORIAL SINAR TANI.  

Petani di manapun Anda berada.Alhamdulillah, Kementerian Pertanian memasuki masa-masa terakhir untuk periode 2009-2014. Kita patut bersyukur atas pencapaian targetan selama 5 tahun terakhir ini. Banyak

PEMBIAYAAN PERTANIAN: PERLU LEMBAGA PETANI KOKOH
21 Oktober 2014

Pemerintahan Joko Widodo perlu terus mendorong pembuatan lembaga petani yang kokoh agar mudah memperoleh pembiayaan dari perbankan.

Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih mengatakan kelembagaan petani yang

 1 2 3 >  Last ›