Mengantisipasi dan langkah taktis Kementerian Pertanian dalam upaya kekeringan tahun 2015 dengan membangun irigasi tersier, membangun embung, membagikan pompa air, kemudian membagikan alat mesin pertanian dan lainnya supaya mempercepat tanam dan panen. Jadi tanam bisa lebih cepat kalau menggunakan mesin rice transplanter, panen lebih cepat menggunakan mini combine harvester, dibanding kalau cara manual.
Home >> Informasi >> Berita
Berita

03 April 20130
REVITALISASI PERBENIHAN JERUK BLOK FONDASI (BF) DAN BLOK PENGGANDAAN MATA TEMPEL (BPMT)
Penulis : Admin BPBHAT

Timpangnya neraca perdagangan jeruk di Indonesiaerat kaitannya dengan mutu hasil produk jeruk kita. Tanpa kualitas buah jeruk yang bersaing di pasaran, maka sulit jeruk kita untuk menembus pasaran global, bahwa kemungkinan sulit untuk meraih peluang yang ada di Negara kita. Kendala lainnya adalah produktifitas rendah, mutu tidak terjamin, tidak seragam dan tidak kontinyu, dimana hal tersebut dapat menghambat pengembangan eksporbuah-buahan khususnya jeruk.

Direktorat Jenderah Perbenihan Hortikultura  menyelenggarakan kegiatan revitalisasi perbenihan  jeruk blok fondasi (BF) dan blok penggandaan mata temple (BPMT) , Batu-Malang (13-16/3) yang di hadiri oleh Balai Pengembagnan Benih Hortikulturasebanyak 22 orang dari 21 Provinsi, Pengawasa Benih sebanyak  23 orang dari 20 Provinsi dan Penangkar 29 orang dari 20 Provinsi  di  Indonesia. Kegiatan ini dimaksudkan  untuk memberikan perlindungan kepada para petani dan masyarakat pengguna benih, serta menjamin mutu benih dan meningkatkan daya saing produsen benihdan juga meningkatkan kemampuan kuantitas dan kualitas sumberdaya manusia, penguatan penangkar , dan penguatan petugas pengeloa Blok Fondasi (BF) dan Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) Jeruk.

Sudah 4 tahun yang lalu pemerintah mendengungkan Revitalisasi Perbenihan Jeruk dalam upaya meningkatkan produksi dan mutu benih buah jeruk. Pemerintah telah melepas 41 varitas jeruk unggul yaitu : Jeruk Tejakula, Keprok selayar, Pangkajene Putih, Pangkajene Merah, Keprok Selayar, Keprok Siompu, keprok Garut, Cikoneng ST, Siem Banjar, Siem Madu, Keprok Soe, Bali Merah, Manis Taji-01, Pamelo Ratu, Pamelo Raja, Crifta-01, Keprok Sipirok, Pamelo Nambangan, Keprok Maga, Pamelo Sri Nyonya, Pamelo Magetan, Troyer-415, Carrizo-442, Kunci-10, Keprok Pulau Tengah, Keprok Madura, Pacitan, Keprok Wangkang, Keprok Tawangmangu, Siem Pontianak, Pamelo Astano, Pamelo Lidung, Pamelo Taliwang Merah, Pamelo Taliwang Putih, Laukawar, Pamelo Kotaraja, Pamelo Girimatang, Keprok Gayo, Siam Kintamani, Keprok Batu-55 dan keprok Pulung.

Dengan adanya Undang-undang No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Peraturan Pemerintah No 44 tahun 1995, tentang Perbenihan Tanaman, maka Pola pengembangan perbenihan pelaksanaan pengembangan (termasuk perbanyakan) perbenihan jeruk melalui alur sebagai berikut : PIT-(okulasi,sambung pucuk), Blok Fondasi ( BF ) Mata tempel Label Putih, Blok Penggandaan Mata Tempel ( BPMT ) Mata temple Label Ungu, BPB benih Label Biru, Petani/pengguna Benih.

Sumber : Admin BPBHAT | File : | Dibaca : 14508 x


Berita Lainnya

KEKERINGAN ANCAM PRODUKSI PERTANIAN
03 Agustus 2015

Anggota DPR RI Komisi IV Rofi Munawar meminta antisipasi Kementerian Pertanian lebih serius terhadap ancaman kekeringan, karena secara faktual kondisi tersebut akan mempengaruhi pencapaian produksi pangan nasional. Tahun lalu,

BENDUNG ATASI SEDIMENTASI
31 Juli 2015

Tim Teknik Proyek pembangunan Waduk di Kabupaten Sumedang , Jawa Barat, berupaya mengatasipasi risiko sedimentasi dari kawasan hulu.Kerusakan parah lingkungan di kawasan hulu. Bendung copong di Kabupaten Garut salah

111.000 HA LAHAN KEKERINGAN
31 Juli 2015

Petani mencoba membuat sumur bor dan memasang pompa masuk menghindari gagal panen karena lokasi sawah yang jauh dari sungai atau sumber di SiJeruk kecamatan kendal,Jawa Tengah (30/7). Mereka harus mengeluarkan

RIBUAN HEKTAR SAWAH TERANCAM PUSO
31 Juli 2015

SOREANG - sedikitnya 3.387 hektare sawah di Kabupaten Bandung terancam Puso akibat dampak EL Nino yang sudah terjadi sejak awal juni lau.

 1 2 3 >  Last ›