Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat Ke-69,--“Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh”
Home >> Informasi >> Berita
Berita

03 April 20130
REVITALISASI PERBENIHAN JERUK BLOK FONDASI (BF) DAN BLOK PENGGANDAAN MATA TEMPEL (BPMT)
Penulis : Admin BPBHAT

Timpangnya neraca perdagangan jeruk di Indonesiaerat kaitannya dengan mutu hasil produk jeruk kita. Tanpa kualitas buah jeruk yang bersaing di pasaran, maka sulit jeruk kita untuk menembus pasaran global, bahwa kemungkinan sulit untuk meraih peluang yang ada di Negara kita. Kendala lainnya adalah produktifitas rendah, mutu tidak terjamin, tidak seragam dan tidak kontinyu, dimana hal tersebut dapat menghambat pengembangan eksporbuah-buahan khususnya jeruk.

Direktorat Jenderah Perbenihan Hortikultura  menyelenggarakan kegiatan revitalisasi perbenihan  jeruk blok fondasi (BF) dan blok penggandaan mata temple (BPMT) , Batu-Malang (13-16/3) yang di hadiri oleh Balai Pengembagnan Benih Hortikulturasebanyak 22 orang dari 21 Provinsi, Pengawasa Benih sebanyak  23 orang dari 20 Provinsi dan Penangkar 29 orang dari 20 Provinsi  di  Indonesia. Kegiatan ini dimaksudkan  untuk memberikan perlindungan kepada para petani dan masyarakat pengguna benih, serta menjamin mutu benih dan meningkatkan daya saing produsen benihdan juga meningkatkan kemampuan kuantitas dan kualitas sumberdaya manusia, penguatan penangkar , dan penguatan petugas pengeloa Blok Fondasi (BF) dan Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) Jeruk.

Sudah 4 tahun yang lalu pemerintah mendengungkan Revitalisasi Perbenihan Jeruk dalam upaya meningkatkan produksi dan mutu benih buah jeruk. Pemerintah telah melepas 41 varitas jeruk unggul yaitu : Jeruk Tejakula, Keprok selayar, Pangkajene Putih, Pangkajene Merah, Keprok Selayar, Keprok Siompu, keprok Garut, Cikoneng ST, Siem Banjar, Siem Madu, Keprok Soe, Bali Merah, Manis Taji-01, Pamelo Ratu, Pamelo Raja, Crifta-01, Keprok Sipirok, Pamelo Nambangan, Keprok Maga, Pamelo Sri Nyonya, Pamelo Magetan, Troyer-415, Carrizo-442, Kunci-10, Keprok Pulau Tengah, Keprok Madura, Pacitan, Keprok Wangkang, Keprok Tawangmangu, Siem Pontianak, Pamelo Astano, Pamelo Lidung, Pamelo Taliwang Merah, Pamelo Taliwang Putih, Laukawar, Pamelo Kotaraja, Pamelo Girimatang, Keprok Gayo, Siam Kintamani, Keprok Batu-55 dan keprok Pulung.

Dengan adanya Undang-undang No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Peraturan Pemerintah No 44 tahun 1995, tentang Perbenihan Tanaman, maka Pola pengembangan perbenihan pelaksanaan pengembangan (termasuk perbanyakan) perbenihan jeruk melalui alur sebagai berikut : PIT-(okulasi,sambung pucuk), Blok Fondasi ( BF ) Mata tempel Label Putih, Blok Penggandaan Mata Tempel ( BPMT ) Mata temple Label Ungu, BPB benih Label Biru, Petani/pengguna Benih.

Sumber : Admin BPBHAT | File : | Dibaca : 10946 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

BENARKAH PERUBAHAN IKLIM BERHENTI SEMENTARA?
24 Oktober 2014

Selama ini ada beberapa pihak yang mengatakan bahwa perubahan iklim berhenti sementara. Melihat data NOAA, hal itu tidak terbukti.

APA YANG TERJADI PADA INDONESIA BILA SELURUH ES KUTUB MELELEH?
24 Oktober 2014

Es di kutub utara dan selatan mencakup 10 persen dari permukaan Bumi. Jumlah es diperkirakan mencapai 5 miliar kubik. Apa yang terjadi pada dunia, khususnya Indonesia, bila seluruh es

PENELITI: 50 TAHUN LAGI SAWAH DI PULAU JAWA HILANG
24 Oktober 2014

Salah satu peneliti Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta, M Kundarto berpendapat, 50 tahun lagi lahan persawahan di Pulau Jawa akan hilang karena desakan pembangunan.

 

PROSPEK SINGKONG (Manihot utilissima) SEBAGAI PEMASOK BAHAN BAKU BIOETANOL UNTUK CAMPURAN BBM PREMIUM DAN PERMASALAHANNYA
23 Oktober 2014

Selintas para petani memandang singkong atau ubi kayu atau ketela pohon (Manihot utilissima) sebagai komoditi yang kurang menarik, karena dari asfek ekonomi memiliki nilai jual yang relatif rendah. Kondisi

 1 2 3 >  Last ›