Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP Sebagai Menteri Pertanian Kabiner Kerja Periode 2014 - 2019
Home >> Informasi >> Berita
Berita

17 Maret 20100
PANEN JAGUNG TERPADAT PECAHKAN REKOR MURI
Penulis : Admin

Hasil panen jagung manis yang ditangani oleh PT Sukacita Membawa Sukses (PT SMS) dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) pada lahan 10 hektar di Dusun Saptamarga, Desa Sirnabaya, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berhasil memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) dengan 4 kategori sekaligus.

‘Panen jagung ini berhasil memecahkan rekor hasil panen jagung tertinggi, penanaman jagung dengan populasi terpadat, buah jagung yang termanis, dan sebanyak 300 orang makan jagung mentah sekaligus saat panen”, ujar Direktur Muri, Sutikno Susilo. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamuthi ikut hadir di panen jagung ini.

Direktur PT SMS, David Andi Purnama, prestasi ini bisa diraih berkat kerjasama melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) antara PT SMS dan PT Peruri dengan paket teknologi Simbiosis Mutualisme Sistem (SMS). “Konsep teknologi ini melibatkan seluruh pihak dari segi Pembudidayaan dan penyediaan pasarnya”, ujar David.

Pada lahan tersebut ditanami jagung manis Bonanza dari PT East West Seed Indonesia (EWSI). Dengan menggunakan pola tanam jajar legowo arah timur barat ini, sinar matahari dan sirkulasi udara lebih baik sehingga produktivitas tanaman lebih tinggi. “Kita bisa menanam jagung dengan populasi 87000 per hektar per musim tanam, padahal EWSI hanya menganjurkan 42000 tanaman per hektar”, katanya.

Produktivitas tanaman jagung berkonsep SMS tersebut rata-rata lebih dari 20 ton per ha per musim tanam. Selain itu, imbuh David, banyak juga tanaman bertongkol dua, sehingga setiap hektar bisa menghasilkan 26.5 ton per musim tanam. “Padahal dengan populasi 42000 tanaman per hektar hanya bisa menghasilkan 9-15 ton per hektar per musim tanam”, jelasnya.

Selain jumlah populasi dan produktivitas yang tertinggi, buah jagung yang dihasilkan dari penanaman ini memiliki rasa manis yang kadar gulanya jauh melebihi kadar gula manis biasanya. “Jagung yang kita tanam memiliki kadar gula 20 brick, padahal kadar gula jagung biasanya hanya 12 brick sehingga buahnya terasa nikmat walau dimakan mentah”, jelas David.

David mengatakan penanaman ini menggunakan pupuk kandang sebanyak 5 ton per hektar, pupuk urea dan NPK masing-masing 3 gr per tanaman, dan menggunakan pupuk cair berupa enzim rakitan PT SMS.David menambahkan penanaman jagung dengan paket teknologi SMS ini diintegrasikan dengan peternakan sapi untuk tujuan Penggemukan 100 ekor sapi potong. “Keseluruhan investasi awal yang diperlukan untuk menerapakan paket teknologi ini sekitar Rp. 552,3 juta”, ujarnya.

Sementara itu, Pembina Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Perum Peruri, Harry AS Sukadis, berharap penghargaan rekor MURI bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan hasil PKBL Perum Peruri kedepan. “Angka panen jagung ini adalah angka yang spektakuler dan konon bisa memecahkan rekor dunia dan kedepannya akan terus kita kembangkan”, kata Harry.

Sumber : Sinar Tani | File : | Dibaca : 51370 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

LAHAN BERKURANG, PRODUKSI CABAI TURUN 50 PERSEN
21 November 2014

Berkurangnya luas tanam dan produktivitas lahan, membuat produksi cabai menurun 50-80 persen dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu menjadi salah satu faktor minimnya pasokan dan menjulangnya harga cabai selama

KENAIKAN BBM PACU NAIKNYA HARGA PANGAN 15 PERSEN
21 November 2014

Anggota DPR, Rofi Munawwar mengatakan, kenaikan harga BBM bersubsidi Rp 2000 akan mendorong kenaikan harga pangan (volatile food inflation) di kisaran 15%. Hal ini sebagaimana terjadi tahun 2013 lalu,

DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN PROVINSI JAWA BARAT JUARA I PADA PAMERAN PF2N 2014 DI MAKASSAR
21 November 2014

Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) merupakan momentum istimewa bagi pelaku bisnis hortikultura yang bertujuan untuk mengangkat eksistensi pengembangan hortikultura nusantara sebagai komoditas komersial. Pameran ini merupakan ajang Pameran

PETANI MUDA INI BERHASIL RAUP UNTUNG RATUSAN JUTA RUPIAH
20 November 2014

Bertani, Terdengar Sangat Kuno dan Membosankan. Namun Kukuh, Lulusan IPB, Mampu Mengubahnya Menjadi Bisnis yang Menyenangkan, dan MENGUNTUNGKAN!

Kukuh, seorang lulusan IPB, memilih jalur yang benar-benar berbeda dengan

 1 2 3 >  Last ›