Peringatan Ke-86, Hari Ibu Nasional Tahun 2014. “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)
Home >> Informasi >> Berita
Berita

17 Maret 20100
PANEN JAGUNG TERPADAT PECAHKAN REKOR MURI
Penulis : Admin

Hasil panen jagung manis yang ditangani oleh PT Sukacita Membawa Sukses (PT SMS) dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) pada lahan 10 hektar di Dusun Saptamarga, Desa Sirnabaya, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berhasil memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) dengan 4 kategori sekaligus.

‘Panen jagung ini berhasil memecahkan rekor hasil panen jagung tertinggi, penanaman jagung dengan populasi terpadat, buah jagung yang termanis, dan sebanyak 300 orang makan jagung mentah sekaligus saat panen”, ujar Direktur Muri, Sutikno Susilo. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamuthi ikut hadir di panen jagung ini.

Direktur PT SMS, David Andi Purnama, prestasi ini bisa diraih berkat kerjasama melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) antara PT SMS dan PT Peruri dengan paket teknologi Simbiosis Mutualisme Sistem (SMS). “Konsep teknologi ini melibatkan seluruh pihak dari segi Pembudidayaan dan penyediaan pasarnya”, ujar David.

Pada lahan tersebut ditanami jagung manis Bonanza dari PT East West Seed Indonesia (EWSI). Dengan menggunakan pola tanam jajar legowo arah timur barat ini, sinar matahari dan sirkulasi udara lebih baik sehingga produktivitas tanaman lebih tinggi. “Kita bisa menanam jagung dengan populasi 87000 per hektar per musim tanam, padahal EWSI hanya menganjurkan 42000 tanaman per hektar”, katanya.

Produktivitas tanaman jagung berkonsep SMS tersebut rata-rata lebih dari 20 ton per ha per musim tanam. Selain itu, imbuh David, banyak juga tanaman bertongkol dua, sehingga setiap hektar bisa menghasilkan 26.5 ton per musim tanam. “Padahal dengan populasi 42000 tanaman per hektar hanya bisa menghasilkan 9-15 ton per hektar per musim tanam”, jelasnya.

Selain jumlah populasi dan produktivitas yang tertinggi, buah jagung yang dihasilkan dari penanaman ini memiliki rasa manis yang kadar gulanya jauh melebihi kadar gula manis biasanya. “Jagung yang kita tanam memiliki kadar gula 20 brick, padahal kadar gula jagung biasanya hanya 12 brick sehingga buahnya terasa nikmat walau dimakan mentah”, jelas David.

David mengatakan penanaman ini menggunakan pupuk kandang sebanyak 5 ton per hektar, pupuk urea dan NPK masing-masing 3 gr per tanaman, dan menggunakan pupuk cair berupa enzim rakitan PT SMS.David menambahkan penanaman jagung dengan paket teknologi SMS ini diintegrasikan dengan peternakan sapi untuk tujuan Penggemukan 100 ekor sapi potong. “Keseluruhan investasi awal yang diperlukan untuk menerapakan paket teknologi ini sekitar Rp. 552,3 juta”, ujarnya.

Sementara itu, Pembina Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Perum Peruri, Harry AS Sukadis, berharap penghargaan rekor MURI bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan hasil PKBL Perum Peruri kedepan. “Angka panen jagung ini adalah angka yang spektakuler dan konon bisa memecahkan rekor dunia dan kedepannya akan terus kita kembangkan”, kata Harry.

Sumber : Sinar Tani | File : | Dibaca : 55599 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

OPERASI PASAR BERAS TUNGGU SINYAL PROVINSI
27 Februari 2015

Pemerintah kabupaten tasikmalaya menunggu respons pemerintah provinsi jabar terkait penyelenggaraan operasi pasar cadangan beras pemerintah .meski kenaikan beras rata-rata RP.1000 per kilogram,pemerintah kabupaten tasikmalaya menilai operasi pasar perlu segera

BULOG JABAR: 3 BULAN KE DEPAN STOK BERAS AMAN
27 Februari 2015

Dikarenakan sejumlah daerah mulai memasuki masa panen, Bulog Divre Jabar mengklaim bahwa stok beras untuk wilayah Jawa Barat aman untuk 3 bulan ke depan, sehingga masyarakat diminta untuk tidak

LAWAN MAFIA BERAS, BUMDES DIKERAHKAN
27 Februari 2015

Untuk melawan maraknya mafia beras di beberapa daerah, pemerintah mengerahkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi beras.

HARGA BERAS NAIK, PEMERINTAH TAK MEMBUKA PELUANG IMPOR
27 Februari 2015

Kementerian Perdagangan hari ini melakukan operasi pasar untuk menekan tingginya harga beras. Operasi dilakukan mengingat harga beras yang semakin melambung selama beberapa hari terakhir. Bahkan kenaikan mencapai Rp 270

 1 2 3 >  Last ›