Mengantisipasi dan langkah taktis Kementerian Pertanian dalam upaya kekeringan tahun 2015 dengan membangun irigasi tersier, membangun embung, membagikan pompa air, kemudian membagikan alat mesin pertanian dan lainnya supaya mempercepat tanam dan panen. Jadi tanam bisa lebih cepat kalau menggunakan mesin rice transplanter, panen lebih cepat menggunakan mini combine harvester, dibanding kalau cara manual.
Home >> Informasi >> Berita
Berita

20 Juli 20120
BUPATI BOGOR RAIH PENGHARGAAN BIDANG PERTANIAN
Penulis : (A035)

http://www.google.co.id

 

Bupati Bogor Rachmat Yasin menerima penghargaan bidang pertanian karena berhasil dalam program peningkatan produksi beras nasional (P2BN).

"Penghargaan itu akan diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," kata juru bicara bupati David Rizar Nugroho kepada ANTARA di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu pagi.

Ia menjelaskan bahwa penghargaan yang diterima bupati itu, merupakan prestasi ke-11, setelah pekan lalu Rachmat Yasin juga mendapatkan Satya Lencana Pembangunan bidang perkoperasian di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor M Zairin menjelaskan, pada tahun 2010 Kabupaten Bogor berhasil meningkatkan produksi padi sebesar 7,3 persen.

Kementerian Pertanian, kata dia, meluncurkan P2BN di mana untuk menyukseskan program tersebut, mewajibkan kabupaten/kota se-Indonesia menaikkan produksi sebanyak 5 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya.

"Karena Kabupaten Bogor berhasil melampaui target dari Kementan, yakni 5 persen, sementara kita berhasil sampai angka 7,3 persen maka pemerintah memberikan penghargaan kepada Bupati Bogor," katanya.

M Zairin mengatakan, penghargaan itu sekaligus juga sebagai pengakuan dari pemerintah pusat bahwa program Revitalisasi Pertanian, Perikanan dan Peternakan (RP3) berbasis di perdesaan yang dicanangkan Bupati Bogor berjalan dengan baik.

Program RP3 itu dicanangkan oleh Presiden Yudhoyono sejak tahun 2006.
 

Sumber : http://www.antaranews.com | File : | Dibaca : 17370 x


Berita Lainnya

KEKERINGAN ANCAM PRODUKSI PERTANIAN
30 Juli 2015

Anggota DPR RI Komisi IV Rofi Munawar meminta antisipasi Kementerian Pertanian lebih serius terhadap ancaman kekeringan, karena secara faktual kondisi tersebut akan mempengaruhi pencapaian produksi pangan nasional. Tahun lalu,

DPR MENCAK-MENCAK KARENA PERTANIAN RUSAK. PEMERINTAH HARUS TANGGUNG JAWAB
30 Juli 2015

Kekeringan yang melanda lahan pertanian di beberapa daerah Indonesia berpotensi menurunkan target panen raya pada Agustus 2015 mendatang.

KEMENTAN BENTUK TIMSUS ANTISIPASI KEKERINGAN
30 Juli 2015

Kementerian Pertanian membentuk tim khusus untuk mengendalikan meluasnya bencana kekeringan sebagai dampak elnino yang terjadi sejak Maret dan diperkirakan berlangsung hingga Oktober-November.