Home >> Informasi >> Berita
Berita

20 Juli 20120
BUPATI BOGOR RAIH PENGHARGAAN BIDANG PERTANIAN
Penulis : (A035)

http://www.google.co.id

 

Bupati Bogor Rachmat Yasin menerima penghargaan bidang pertanian karena berhasil dalam program peningkatan produksi beras nasional (P2BN).

"Penghargaan itu akan diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," kata juru bicara bupati David Rizar Nugroho kepada ANTARA di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu pagi.

Ia menjelaskan bahwa penghargaan yang diterima bupati itu, merupakan prestasi ke-11, setelah pekan lalu Rachmat Yasin juga mendapatkan Satya Lencana Pembangunan bidang perkoperasian di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor M Zairin menjelaskan, pada tahun 2010 Kabupaten Bogor berhasil meningkatkan produksi padi sebesar 7,3 persen.

Kementerian Pertanian, kata dia, meluncurkan P2BN di mana untuk menyukseskan program tersebut, mewajibkan kabupaten/kota se-Indonesia menaikkan produksi sebanyak 5 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya.

"Karena Kabupaten Bogor berhasil melampaui target dari Kementan, yakni 5 persen, sementara kita berhasil sampai angka 7,3 persen maka pemerintah memberikan penghargaan kepada Bupati Bogor," katanya.

M Zairin mengatakan, penghargaan itu sekaligus juga sebagai pengakuan dari pemerintah pusat bahwa program Revitalisasi Pertanian, Perikanan dan Peternakan (RP3) berbasis di perdesaan yang dicanangkan Bupati Bogor berjalan dengan baik.

Program RP3 itu dicanangkan oleh Presiden Yudhoyono sejak tahun 2006.
 

Sumber : http://www.antaranews.com | File : | Dibaca : 17188 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

JABAR WASPADA BERAS PLASTIK
22 Mei 2015

Peredaran beras ‘palsu’ plastik mulai masuk ke wilayah Jabar. Masyarakat, diminta waspada dan segera melapor jika menemukan beras tiruan yang diduga berasal dari Cina itu.

AHER MINTA PEREDARAN BERAS PLASTIK DIUSUT TUNTAS
22 Mei 2015

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus peredaran beras plastik atau sintetis. Karena, hal tersebut merupakan kejahatan pangan yang sangat membahayakan kesehatan  masyarakat.

INI TIPS DETEKSI BERAS PLASTIK DARI KEMENDAG
22 Mei 2015

Dengan beredarnya beras mengandung plastik, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli beras.

DPR DESAK PEMERINTAH LAKUKAN INVESTIGASI BEREDARNYA BERAS PLASTIK
22 Mei 2015

Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo meminta pemerintah mengambil langkah cepat terkait beredarnya beras dari bahan plastik di tengah masyarakat. Ia meminta pemerintah untuk segera mengusut peredaran beras palsu

 1 2 3 >  Last ›